Lahan sawah tadah hujan hanya mengandalkan hujan untuk pemenuhan kebutuhan air. Penentuan pola dan jadwal tanam sangat diperlukan agar kegagalan panen dapat dihindari sehingga keuntungan maksimum dapat diperoleh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola dan jadwal tanam lahan sawah tadah hujan yang sesuai dengan kesetimbangan air dan menghasilkan keuntungan maksimum bagi petani di Desa Demuk Kecamaan Pucanglaban Kabupaten Tulungagung . Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, yaitu mengkaji data curah untuk mengetahui ketersediaan air, menentukan pola dan jadwal tanam yang sesuai dengan ketersediaan air, dan menentukan pola tanam yang dapat menghasilkan keuntungan maksimum dengan menggunakan program linier. Hasil penelitian dan kebiasaan orang jawa (adat Kuno )  menunjukkan bahwa jadwal tanam yang terbaik untuk Desa Demuk Kecamaan Pucanglaban Kabupaten Tulungagung  adalah November dengan pola tanam: Padi-Padi; Padi-Jagung; Padi -Jagung Manis; dan Jagung-Jagung. Berdasarkan analisis optimasi, pola tanam yang memberikan keuntungan maksimum adalah Padi-jagung manis ,tetapi untuk tanaman jagung manis yang sudah panen,para petani dihadapkan dengan kondisi alam atau kondisi curah hujan yang sangat kurang,padahal padi saat ini sangat membutuhkan air untuk menopang pembungaan dan pembuahan ,maka dari itu para petani di desa demuk,kecamatan Pucanglaban Kabupaten Tulungagung dalam kondisi sangat memprihatinkan.bah kan di ambang kerugian yang sangat besar .

Bagaimana reaksi anda mengenai artikel ini ?

Tinggalkan Komentar

Komentar anda tidak akan dipublikasikan, jika formulir yang ditandai * tidak diisi.